Medan Rabu 07 Oktober.

Pesantren Sabilul Muklisin yang beralamat di desa Tuntungan 2 _ Pancurbatu_Deliserdang_Sumatera Utara ,merupakan pesantren Tahfizh Al Qur’an yang berada di bawah naungan Badan Kemakmuran Mesjid(BKM) Namira Yayasan Fajar Diinul Islam Sekolah Namira .

Pesantren Sabilul Muklisin dibawah pimpinanan Pondok Ustad Alpian Lubis ini mencetak generasi Islam penghafal Al-Qur’an 30 Juz. di pesantren Sabilul Muklisin telah melakukan pengembangan sektor pertanian seperti penanaman pisang dan pohon Bidara. Sebagai pesantren yang mengajarkan ilmu agama Islam santri juga diajarkan mengolah lahan yang ada di pesantren ini untuk bercocok tanam.

Sebagai pengelola pertanian/pertenakan di pesantren sabilul muklisin yaitu Dwi Arianto ” bahwa pengolahan hasil pertanian di pesantren sabilul muklisin sudah di lakukan sekitar 10 bulan lamanya , yang mana penanaman pisang, pepaya, jagung dan pohon Bidara ditanam disini”

Dilanjutkan nya lagi “tujuan dibuat pengembangan usaha dalam bidang pertanian adalah untuk kemandirian pesantren sabilul muklisin dalam pengembangan sektor pertanian disini ,yang mana hasil pertanian disini di konsumsi sendiri oleh santri pesantren sabilul muklisin dan juga di jual ke tempat pemasaran hasil pertanian.

Pada hari Rabu 07 Oktober 2020 jam 08.00 wib santri

Sabilul Muklisin kacang panjang , bayam ,timun dan kangkung yang mana penanaman ini dilakukan di antara tanaman pisang , adapun santri yang menanam/belajar bercocok tanam itu yaitu

1.Humair
2.Anto
3. zulfikar

Melalui program pengelolaan hasil pertanian di Sabilul muklisin ini diharapkan para santri setelah tamat dari pesantren ini dapat memiliki keahlian di tengah tengah masyarakat dan berdakwah menyebarkan agama Islam

Kategori: Umum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *